Teori Asal Usul dan Sejarah Kehidupan

By On Sunday, March 10th, 2019 Categories : Biologi

Teori Asal Usul dan Sejarah Kehidupan – Sejak zaman dahulu kala beberapa ahli sudah mengeluarkan berbagai pendapat mengenai asal usul tentang  makhluk hidup yang ada di bumi.

Karena tentunya kita banyak yang bertanya-tanya tentang dari mana asal-usul teori kehidupan. Pendapat-pendapat para ahli itu adalah sebagai berikut.

  1. Mahluk Hidup Berasal Dari Benda Mati

Teori yang menyatakan mahluk hidup dari benda mati adalah teori Abiogenesis (generatio spontanea). Karena pada saat itu mereka melihat cacing keluar dari tanah.

Perkembangan teori ini dimulai sejak Anaximander berusaha menjelaskan tentang asal mula makhluk hidup, tanpa melibatkan dewa-dewa.

Anaximander memperkenalkan suatu elemen alam yang disebut Apeiron, elemen asal segalanya. Setelah zaman Anaximander dan beberapa filsuf lainnya, akhirnya generatio spontanea disintesis oleh filsuf besar Aristoteles berdasarkan teori-teori yang sudah ada.Teori ini mulai diterima sejak abad ke-4 SM, lalu mulai bergeser sejak eksperimen Francesco Redi pada tahun 1668.

  1. Mahluk Hidup Berasal dari Mahluk Hidup Lainnya

Teori yang menyatakan mahluk hidup dari mahluk hidup lainnya adalah teori Biogenesis. Biogenesis dari kalimat berbahasa Latin, Omne vivum ex vivo  yang artinya semua makhluk hidup berasal dari makhluk hidup.

Adapun beberapa ilmuwan yang mengemukakan teori ini Francesco Redi, Lazzaro Spallanzani, dan Louis Pasteur. Mereka telah melakukan pengamatan tersendiri.

  • Francesco Redi

Dia adalah orang pertama yang melakukan percobaan untuk menyanggah teori abiogenesis. Redi membuat suatu  percobaan dengan memasukkan daging dalam dua toples.

Satu toples tanpa penutup di biarkan terbuka dan satunya lagi toples dengan penutup. Dan setelah beberapa hari diamati, munculah larva di daging di dalam toples yang terbuka.

Sementara itu daging yang di dalam toples tertutup bersih masih utuh. Redi berkesimpulan bahwa belatung tersebut berasal dari lalat-lalat yang masuk ke dalam toples lalu bertelur di sana.

  • Lazzaro Spallanzani

Spallanzani mencoba membuktikan bahwa munculnya organisme berasal dari organisme lain yang hidup. Spallanzani melakukan pengujian dengan memanaskan air kaldu (rebusan daging) dalam dua tempat yang berbeda.

Setelah dipanaskan, masing-masing tempat itu diberikan kondisi yang berbeda. Satu tempat yang pertama diberi penutup, sementara tempat yang satunya dibiarkan terbuka.

Setelah didiamkan beberapa hari, terlihat bahwa di tempat yang terbuka kondisi air kaldu menjadi keruh dengan aroma yang busuk.

Lalu kondisi air kaldu pada tempat lain yang tertutup tetap jernih. Hal ini terjadi karena adanya aktivitas mikroorganisme yang berasal dari udara bebas.

  • Louis Pasteur

Louis pasteur menyempurnakan teori Spallanzani dengan mengganti tempat percobaan di labu berleher panjang.  Setelah dipanaskan lalu didiamkan beberapa hari, ternyata air kaldu yang ditempatkan di labu berleher panjang tetap jernih. Tapi, di bagian ujung lehernya muncul banyak debu dan kotoran. Sementara pada wadah yang terbuka, mengandung mikroorganisme. Hal ini mematahkan teori Abiogenesis

Eksperimen ini pun mematahkan teori abiogenesis lalu menghasilkan teori baru dengan 3 isi sebagai berikut:

  • Omne vivum ex ovo yang berarti semua makhluk hidup berasal dari telur
  • Omne ovum ex vivo yang berarti emua telur berasal dari makhluk hidup
  • Omne vivum ex vivo yang berarti Semua makhluk hidup berasal dari makhluk hidup.
Teori Asal Usul dan Sejarah Kehidupan | ituseo | 4.5