Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kangkung

By On Monday, February 4th, 2019 Categories : Biologi

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kangkung – Tanaman Kangkung adalah tumbuhan jenis sayuran. Bahkan, kangkung merupakan sayuran hijau yang enak dimakan. Bukan itu saja, di daerah-daerah tertentu, sayur kangkung menjadi ikon kuliner. Salah satunya, di daerah Jawa Timur.  Atas dasar itulah, pembudidayaan tanaman kangkung saat ini, terus digalakkan.

Tanaman kangkung memiliki klasifikasi dan morfologi tersendiri. Pemetaan unsur yang membedakan antara kangkung dengan tanaman yang lain. Nah, berikut ini, kami akan menjelaskan tentang klasifikasi dan morfologi tersebut. Sehingga, Anda memiliki pengetahuan mumpuni tentang tanaman sayur berdaun lebat tersebut.

Klasifikasi Tanaman Kangkung

Tanaman kangkung memiliki nama Latin Ipomoea Aquatica Forsk. Yaitu tanaman spesies sayur-sayuran yang bisa dikonsumsi.  Karena itulah, tanaman kangkung dijual di pasar semata untuk memenuhi kebutuhan gizi manusia.  Bahkan, sayur hijau ini telah menjadi pencaharian masyarakat pedesaan.

Tanaman kangkung banyak ditemukan di Asia. Biasanya, tanaman ini tumbuh di daerah yang basah dan lembab. Seperti di rawa-rawa dan sungai kecil. Bahkan, tanaman kangkung bisa tumbuh di selokan sempit yang basah.

Morfologi Tanaman Kangkung

  1. Akar

Akar kangkung ber-sistem tunggang. Sedangkan cabang-cabangnya memanjang ke segala arah. Selain itu, akar kangkung bisa masuk  ke dalam tanah dengan kedalaman 60 sampai 100 cm. Dengan posisi lebar mencapai radius 200 cm.

Akar kangkung adalah serat kayu dengan tekstur sangat lunak dan rapuh. Bentuknya kerucut dengan rongga akar yang banyak.  Sedangkan warnanya, kuning kecoklatan dan terlihat kotor. Akar kayu menyebar dengan jumlah beragam. Kadang jumlahnya sedikit, kadang sangat banyak.

  1. Batang

Batang tanaman kangkung mengandung banyak air. Makanya, tanaman ini disebut juga dengan istilah tanaman Herbaseus. Biasanya, batang tanaman kangkung memiliki rongga dengan pertumbuhan selalu kompak.  Yaitu, bergerak melilit dalam posisi tegak sedikit condong.

Batang kangkung mengandung getah. Yang setiap cabangnya terdiri dari sirung berukuran pendek. Semua cabangnya ber-tekstur licin.   Dan diseluruh badan terdapat bulu-bulu kecil.

  1. Daun

Daun kangkung menempel pada batang. Jika dilihat lebih detail, di sudutnya terlihat seperti mata tunas. Dari sinilah munculnya cabang kangkung yang baru. Yang membuat daun kangkung tumbuh dengan lebat.

Daun kangkung memiliki dua jenis bentuk. Yaitu, berbentuk tumpul dan lancip. Sedangkan warna daunnya juga terdiri dari dua warna. Untuk posisi atas, berwarna hijau tua. Sedangkan daun bawah berwarna hijau muda.

Baca Juga :

Itulah klasifikasi dan morfologi tanaman angkung. Semoga bisa menjadi ilmu bagi kita semua. Sehingga, Kita tidak canggung ketika mengidentifikasinya.  Bahkan Menanamnya.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kangkung | ituseo | 4.5