Ciri dan Klasifikasi Bryophyta

By On Thursday, April 4th, 2019 Categories : Biologi

Ciri dan Klasifikasi Bryophyta – Bryophyta merupakan bagian dari kingdom plantae. Bryophyta berasal dari dua kata “bryon” dan “phyta”.

Bryon berarti lumut dan phyta berarti tumbuhan. Jadi bryophyta dapat diartikan sebagai tumbuhan lumut. Tumbuhan lumut memiliki sel-sel plastid yang dapat menghasilkan klorofil, sehingga tumbuhan lumut bersifat autotrof dimana dapat membuat makanannya sendiri melalui proses fotosintesis. Bryophyta pada umumnya memiliki ciri sebagai berikut:

  1. Bersel banyak dan berbentuk pipih, melekat pada sunbstrat dengan ketinggian 1-2cm namun ada pula yang mencapai 20cm.
  2. Bersifat autotrof.
  3. Dinding selnya terbentuk dari selulosa dan tidak memiliki jaringan yang diperkuat oleh lignin seperti jaringan penguat pada tumbuhan tingkat tinggi.
  4. Pada semua tumbuhan lumut terdapat persamaan bentuk susunan gametangiumnya (anteredium maupun arkegonium) terutama susuna arkegoniumnya.
  5. Sudah mempunyai rizoid dan daun tapi belum mempunyai akar, batang dan daun sejati. Fungsi rizoid adalah untuk melekatkan ke substratnya (tempat tumbuhnya) dan menyerap air dan garam-garam mineral (makanan).
  6. Tumbuhan lumut tidak memiliki pembuluh angkut sehingga proses pengangkutan dalam tubuhnya menggunakan sel-sel parenkim.
  7. Habitatnya ditempat lembab dan basah, kecuali sphaginum yang hidup didalam air.
  8. Lumut tersebar dimana saja, dari daerah tropik sampai daerah tundra/kutub.
  9. Pada tumbuhan lumut hanya terdapat pertumbuhan memanjang dan tidak tumbuh membesar.
  10. Hidup secara berkoloni

Bryophyta sendiri dapat diklasifikasikan menjadi 3 jenis yaitu:

  • Lumut daun (bryopsida/musci)

Lumut daun merupakan lumut sejati yang memiliki jumlah paling banyak jika dibandingkan dengan lumut hati dan lumut tanduk.

Karena lumut daun merupakan lumut yang paling banyak menutupi permukaan bumi, karena menutupi sekitar 3% permukaan bumi. Lumut daun sangatlah mudah ditemukan seperti pada tanah, tembok, bebatuan, hingga menempel pada kulit pepohonan.

Lumut jenis ini mempunyai rizoid (struktur seperti akar) dan struktur seperti daun. Ukuran sporofitnya lebih kecil, hidup bergantung pada gametofitnya dan berumur pendek.

Contoh lumut ini yaitu: Firaria, Poginatum cirratum, Polytrichum juniperium, Aerobrysis longissimi, dan lumut gambut Spagnun.

  • Lumut hati (hepaticopsida)

Lumut hati tubunya terbagi menjadi dua lobus, sehingga tampak seperti lobus pada hati. lumut hati mencakup sekitar 6.500 spesies.

Cara hidup lumut hati dengan mendatar dan melekat pada substrak menggunakan rizoid, serta banyak ditemukan pada tanah yang lembab terutama di hutan hujan tropis.

  • Lumut tanduk (Athocerotopsida)

Lumut tanduk ini berbentuk seperti tanduk. Sporofit lumut tanduk mempunyai kapsul memanjang seperti tanduk. Masing-masing mempunyai kloroplas tunggal berukuran besar, lebih besar dari kebanyakan tumbuhan lumut. Contohnya: Anthocerros leavis.

Ciri dan Klasifikasi Bryophyta | ituseo | 4.5