Cara Budidaya Tanaman Kacang Hijau Secara Organik

By On Monday, December 31st, 2018 Categories : Biologi

Cara Budidaya Tanaman Kacang Hijau Secara Organik – Pada umumnya di dalam Budidaya Kacang hijau dapat dilakukan oleh siapa saja sekalipun itu adalah pemula. Nah langsung saja menyimak pembahasan berikut di bawah ini tentang cara menanam Kacang Hijau.

Tentang Media Tanam

Seperti halnya dalam membudidayakan / menanam tanaman yang lainnya, dalam menanam Kacang Hijau maka hal pertama yang diperhatikan adalah pilih media tanam yang pas untuk pertumbuhan Kacang Hijau. Media tanam dari tanaman Kacang Hijau ini adalah berupa tanah. Tanah adalah hal utama yang perlu diperhatikan dimana untuk mendapatkannya sangat mudah sekali. Tanah juga berfungsi sebagai media tanam yang membantu budidaya tanaman Kacang Hijau anda menjadi mudah berkembang.

Proses Menanam Tanaman Kacang Hijau

Usai memilih benih maka langkah selanjutnya adalah menuju kepada tahap penanaman tanaman Kacang Hijau. Musim terbaik untuk melakukan ini adalah pada waktu musim kemarau.

Tanaman Kacang Hijau di Indonesia terdiri dari 2 jenis yaitu tanaman Kacang Hijau bercabang dan tanaman Kacang Hijau tak bercabang. Dalam menanam tanaman Kacang Hijau, keberhasilannya tergantung dari ukuran jarak tanam dari kedua jenis tanaman Kacang Hijau yang bersangkutan. Tanaman Kacang Hijau tak bercabang berjarak 40×20 Cm. sedangkan untuk tanaman Kacang Hijau yang bercabang memiliki jarak tanam rata – rata berukuran 30×10 Cm.

Buat lubang yang berguna untuk menanam / menaruh benih pilihan ke dalamnya dengan jarak sesuai yang sudah dijelaskan tersebut di atas. Masing – masing lubang berisikan 2 biji Kacang Hijau. Berikan juga pupuk ke dalamnya agar biji – biji Kacang Hijau dapat berkecambah dengan cepat dan lebih bagus.

Setelah lubang – lubang tersebut diisi biji dan pupuk maka langkah selanjutnya adalah menutup lubang dengan sisa tanah sambil dirapatkan dengan menggunakan kaki agar tanah menjadi lebih padat sehingga sulit untuk dimasuki hama penyakit.

Untuk lebih jelasnya kami ulangi sekali lagi tentang tahapan – tahapan di dalam menanam benih Kacang Hijau adalah sebagai berikut :

  1. Lubangi tanah dengan memakai jarak disesuaikan dengan jenis tanaman Kacang Hijau yang dipilih.
  2. Masing – masing lubang diisi 2 s/d 3 biji tanaman Kacang Hijau.
  3. Masing – masing lubang diberi tambahan berupa pupuk organik seperti pupuk Urea atau pupuk PPC sebagai pupuk tambahan.

Tahap Memadatkan Lubang Dengan Tanah

Tahapan ini dilakukan ketika musim kemarau tiba dan jika berhasil dilakukan maka berpengaruh bagus terhadap hasil panen menjadi memuaskan.

Tahapan Pemupukan

Tahap pertama pemberian pupuk adalah awal ketika menanam biji dari tanaman Kacang Hijau ini. Saat berusia 2 minggu maka dilakukan lagi pemupukan kedua untuk mendorong perkembangan pertumbuhan tanaman Kacang Hijau selanjutnya menjadi lebih cepat. Berikan pupuk POC NASA masing – masing 2 minggu sekali secara rutin. POC NASA bertujuan untuk memperbaiki pertumbuhan tanaman Kacang Hijau anda menjadi lebih baik, dimana seperti diketahui bahwa metode pemberian pupuk pada masa – masa pertumbuhan berbeda dengan metode pemberian pupuk ketika memasuki masa berbunga.

Selanjutnya saat tanaman Kacang Hijau anda mulai berbunga, sebaiknya hentikan metode pemupukan seperti pada saat pertumbuhan tanaman sedang berlangsung. Awalnya adalah memakai metode semprot lalu diganti dengan metode siram. Hentikan penyemprotan ketika tanaman Kacang Hijau mulai memperlihatkan bunganya karena kegiatan ini dapat merusak bunga dari tanaman Kacang Hijau.

Tahapan Pengairan

Tahapan ini dilakukan ketika masa pertumbuhan biji sudah dimulai dengan menunjukkan tanda – tanda tanaman Kacang Hijau mulai berkecambah. Jika hujan tidak turun dalam seminggu maka lakukan penyiraman terhadap tanaman Kacang Hijau anda. Tujuannya adalah agar tanaman Kacang Hijau tak mengalami kekeringan sehingga menyebabkan buah – buahan tersebut menjadi tak berkualitas lagi.

Tetapi apabila terjadi sebaliknya maka tak perlu lagi melakukan penyiraman pada tanaman Kacang Hijau yang dimaksud. Perlu untuk diketahui bahwa air yang berlebihan di sekitar area tanam tanaman Kacang Hijau akan menyebabkan akar dan batang tanaman mudah menjadi busuk lalu rusak.

Proses Penyiangan

Jika kondisi tanah sudah mulai mengering maka lakukan penyiangan. Bila penyiangan dilakukan ketika tanah dalam kondisi basah maka akan menyebabkan rusaknya struktur tanah. Jika struktur tanah sudah terlanjur rusak maka akan menyebabkan tanaman Kacang Hijau terhambat dalam pertumbuhannya.

Waktu yang pas untuk melakukan proses penyiangan adalah ketika tanah sudah kering dan sebelum tanaman Kacang Hijau mulai menampakkan bunga. Lakukan penyiangan dengan rutin sebanyak 2 s/d 3 kali,   dimana proses penyiangan yang terbaik adalah pada saat tanah dalam kondisi kering dan sebelum tanaman Kacang Hijau mulai berbunga. Selanjutnya lakukan pemberantasan hama penyakit.

Masa – Masa Panen

Tahap terakhir adalah tahap yang ditunggu – tunggu oleh para petani yaitu tahap pemanenan. Anda sudah dapat memulai memanen Kacang Hijau apabila mulai terlihat tanda – tanda bahwa tanaman Kacang Hijau sudah siap untuk dipanen.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang cara budidaya tanaman Kacang Hijau secara organik, semoga bermanfaat dan mampu menambah wawasan.

Cara Budidaya Tanaman Kacang Hijau Secara Organik | ituseo | 4.5